Sebuah patung menunjukkan seorang penduduk kampung "menganyam barangan rumah tangga buluh", mencerminkan gaya hidup sederhana Lanna dan pengetahuan tradisional. Adegan ini menekankan penggunaan bahan semula jadi yang berhati-hati, hubungan masyarakat dengan alam sekitar, dan pemeliharaan warisan budaya untuk generasi akan datang memahami dan menghargai.